fbpx

Istri Gubernur NTB : Tugas Dekranasda Mendukung dan Semangati Pengrajin di Massa Pandemi

https://www.talikanews.com/2020/10/11/istri-gubernur-ntb-semangati-pengrajin-di-massa-pandemi/ - 10 Oktober 2020
Istri-Gubernur-NTB-Dukung-pengerajin-di-masa-Pandemi-780x470

Lombok Timur, Talikanews.com – Istri Gubernur juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan, tugas di Dekranasda, yakni memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh pengrajin di NTB, terlebih di masa pandemi ini.

Hal itu disampaikan, Niken saat mengunjungi Galeri Showroom Kain Tenun Tradisional Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Niken menyampaikan, pandemi Covid-19 telah menghambat seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali perekonomian. Berbulan-bulan didera wabah Corona, membuat semua bidang pekerjaan mengalami penurunan produktifitas yang tentu berdampak pula pada pendapatan.

Begitu juga yang dirasakan para pengrajin diseluruh dunia, khususnya di NTB. Banyak dari para pengrajin terpaksa harus mengurangi bahkan tidak berproduksi di awal Covid-19 melanda.

Perlahan namun pasti, pengrajin mulai berkarya guna memulihkan kembali perekonomian yang sudah lama terhenti diakibatkan Covid-19. Pengrajin mulai bangkit dan melakukan pekerjaan yang mereka cintai tentunya dengan mengutamakan protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

“Hidup aman dan produktif menjadi pilihan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. Dengan hal ini, masyarakat akhirnya tetap mampu menjalankan aktifitas dan tetap menjaga diri agar terhindar dari virus Corona. Inilah yang menjadi tugas kami di Dekranasda, yakni memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh pengrajin di NTB, terlebih di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan cara mencegah Covid-19 sebenarnya tidaklah sulit, asalkan disiplin diterapkan. Imbauan seperti menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan sudah sangat ampuh untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh.

“Prinsip kita sekarang, bagaimana agar kita aman dan juga tetap produktif, caranya adalah tentu dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata dia.

Selain itu, Niken meminta pengrajin agar terus belajar dan menggali potensi yang dimiliki. Waktu luang yang banyak didapat saat pandemi berlangsung kemudian diharapkan menjadi momentum untuk terus mengasah diri.

“Tidak hanya belajar menenun, tapi kita bisa belajar membuat produk itu menjadi sesuatu yang bisa langsung digunakan, jadi tentu akan ada nilai tambahnya,” ujar dia.

Ia mengajak para pengrajin dan juga pengusaha pada umumnya untuk berani memanfaatkan teknologi di dalam memasarkan karyanya. Terlebih di situasi saat ini, digitalisasi menjadi sebuah keharusan agar usaha-usaha masyarakat dapat tetap bertahan dan terus berjalan.

Niken memperkenalkan aplikasi marketplace milik Pemda yaitu NTB Mall yang merupakan terobosan dari Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Melalui aplikasi ini, penjual dan konsumen tentunya dapat bertransaksi tanpa harus bertatap muka, sehingga akan mengurangi risiko terpapar Covid-19.

“Satu-satunya cara menjual produk kita saat ini adalah dengan menjualnya secara online, nanti karya bapak ibu bisa dijual melalui NTB Mall tersebut,” ajaknya.

Ia tak bosan-bosannya mengajak masyarakat NTB agar bangga dan cinta akan produk lokal. Niken menilai produk lokal yang tak kalah bagusnya, akan dapat bersaing apabila mulai dihargai dan dicintai oleh masyarakat di daerah itu sendiri.

Wakil Ketua II Dekranasda Kabupaten Lombok Timur, Hj. Nurhidayati Taufik melaporkan saat ini ada ratusan pengrajin di Kabupaten Lombok Timur, mata pencaharian mengalami kesulitan akibat Covid-19.

“Untuk itu perlu upaya yang lebih dalam memulihkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Oleh sebab itu, Ia berpesan kepada masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu. “Kami imbau kepada masyarakat, khususnya di Pringgasela didalam beraktifitas agar tetap mengutamakan protokol kesehatan,” tutupnya (TN-red)

Share on facebook
Share on twitter

Recent News